8 Oktober 2014

Semua yang kita lakukan bukankah untuk keluarga?

Apa yang sudah Anda lakukan untuk Keluarga?

Pertanyaan ini begitu mendasar tapi jawabannya pun begitu simple, sebagian orang akan menjawab dengan bangga "Saya sudah bekerja untuk keluarga" Tapi pernahkah Anda merenungkan, bahwa apa yang sudah kita kerjakan dan kemudian menghasilkan uang belum tepat sasaran. Maksudnya?? Saya akan memberi contoh nyata yaitu saya sendiri. 

Dari waktu saya sebelum menikah, sampai saat ini sudah dikaruniai 1 anak saya telah bekerja "keras" untuk menghidupi keluarga. Memang terlihat seperti "ngoyo banget" dalam mencari nafkah. Tapi itulah bentuk nyata saya dalam mencintai keluarga dengan cara bekerja. Apapun yang penting halal akan saya lakukan Suatu ketika dalam perjalanan menuju kantor, saya terpikirkan dan akhirnya merenungi bahwa begitu rajinnya bekerja dan menghasilkan uang tapi kenapa saya yang tiap hari ketemu dengan anak istri tapi merasa seperti sendirian?? 

Ternyata "waktu" yang telah saya korbankan untuk bekerja telah menghilangkan momen2 indah dalam hidup bersama keluarga. Akhirnya saya berpikir keras bagaimana untuk bekerja sendiri dan bisa mempunyai waktu lebih banyak bersama keluarga? Apakah saya yang sudah dari awal terprogram menjadi karyawan/bawahan mampu menjadi seorang pedagang/bisnisman?

Ada banyak sekali hal yang menghambat dalam mengambil keputusan untuk berbisnis sendiri :

  1. Modal tidak ada
  2. Mental belum siap
  3. Tidak punya kenalan yang berbisnis/ berjualan dengan sukses 

Hari demi hari saya berpikir keras dan mencari bisnis yang bagus. Alhamdulillah bertemu dengan bisnis yang sekarang saya jalani yaitu menjadi distributor/agen PT.ABE 

Senang sekali saya bergabung di jaringan bisnis online abenetwork ini, saya yakin dengan pilihanku

Apa yang sudah Anda lakukan untuk persiapan masa depan Anda dan keluarga Anda??  



1 comments:

Posting Komentar