13 Agustus 2014

Dua Ekor Tikus (kisah inspiratif)

 virus harmonis

Di dalam got yg gelap hiduplah dua ekor tikus yg saling bersaudara. Suatu saat kedua ekor tikus ini melihat sebuah roti keju dari lubang sebuah selokan.
Tikus-tikus ini ingin sekali memakannya tetapi sayang lubang selokan itu tertutup oleh jeruji besi yg sangat kuat.

Kedua tikus ini berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan jeruji besi itu dengan gigi-gigi mereka yg tajam tetapi gigi mereka mulai rusak karena jeruji besi itu terlalu keras bagi gigi mereka yg kecil.
Kedua ekor tikus ini kecapaian, dan butuh istirahat. Tikus pertama berkata dalam hatinya:
“Aku tidak akan menyerah, setelah ini aku akan menghancurkan jeruji besi itu dgn sekuat tenagaku. Pantang menyerah adalah pangkal dari keberhasilan !”
Tikus kedua termenung dan berpikir : “Aku akan kehilangan semua gigiku jika aku nekat menggigiti jeruji itu.
Ada baiknya kalau aku mengambil jalan lain saja untuk mendapatkan roti keju itu.”
Setelah beristirahat sejenak, tikus pertama mulai menggigiti lagi jeruji besi itu dgn sekuat tenaga sedangkan tikus kedua mundur diri dari usahanya.

Melihat tikus kedua mundur diri tikus pertama mulai mengejek saudaranya itu katanya : “Kamu itu sifatnya mudah menyerah dan tidak ulet bekerja, mana mungkin kamu bisa berhasil dalam kehidupanmu?”
Tikus kedua tidak mempedulikan ejekan saudaranya, dia mundur mencari jalan lain ke tempat roti keju itu.
Akhirnya tikus kedua berhasil memperoleh jalan ke tempat roti keju itu sedangkan tikus pertama kelelahan dan hancur giginya karena menggigiti jeruji besi itu.

Moral Cerita :
Mungkin ini adalah sebuah cerita fiktif tetapi yg ingin disampaikan dari cerita ini adalah hendaklah kita memakai kejelian dan kecerdasan kita untuk memecahkan masalah kita
dan bukan hanya mengandalkan keuletan dan kerajinan kita untuk bekerja.
Pantang menyerah cukup baik, tetapi jika tanpa kecerdasan semuanya sia-sia, maka pakailah kecerdasan kita.
Otot dan otak sudah terpakai? tambahkan hati, maka hasilnya akan berkah dan berbagilah kepada sesama dengan memberi sedikit untuk kebahagiaan bersama


support by : suamimakinsayang.com

0 comments:

Posting Komentar